Allah menerangkan melalui ayat2Nya tentu dimaksudkan agar manusia memahami (ya'qiluuna), AlQuran Kitab pelajaran petunjuk bagi manusia, dirikanlah sholat dan suruhlah kepada perbuatan ma’ruf (baik) dan mencegah perbuatan mungkar (jahat), sebagai ketetapan perkara.
31:17 dirikanlah sholat dan suruhlah dengan perbuatan ma’ruf (baik) dan cegahlah perbuatan mungkar (jahat) dan bersabarlah atas apa yang menimpa kamu sesungguhnya demikian itu dari ketetapan perkara.
3:138 ini penerangan bagi manusia dan petunjuk dan pelajaran bagi orang-orang yang bertakwa
2:242 demikianlah Allah menerangkan kepadamu ayat-ayatNy supaya kamu memahami (ta'qiluuna)
8:22 sesungguhnya seburuk-buruk binatang disisi Allah (adalah) orang orang tuli bisu yang tidak memahami (ya'qiluuna)
2:171 Dan perumpamaan orang-orang kafir adalah seperti penggembala yang memanggil binatang yang tidak mendengar selain panggilan dan teriakan saja. Mereka tuli, bisu dan buta, maka mereka tidak memahami (ya'qiluuna)
67:10 Dan mereka berkata: "Sekiranya kami mendengarkan atau memahami (na'qilu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala".
10:100 Dan tidak satu jiwapun akan beriman kecuali dengan izin Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak memahami (ya'qiluuna)
Ayat2 diatas menegaskan adanya perintah ketetapan Allah, hendaklah manusia memahami apakah yg dijelaskan Allah dalam ayat2Nya. Tidak terkecuali tentu adalah petunjuk sholat. Kepada jiwa yg tidak memahami ayat2Nya Allah menimpakan kemurkaan.
